Kamis, 16 Februari 2012

jawaban uts finance management

Soal No. 1 :
  1. Jelaskan secara rinci apa sebenarnya tugas seorang manajer keuangan ?!
Jawab :
Tugas seorang manajer keuangan adalah mengelola segala aktivitas perusahaan yang berhubungan dengan bagaimana memperoleh dana, menggunakan dana dan mengelola aset sesuai dengan tujuan perusahaan secara menyeluruh. Dengan kata lain, manajer keuangan bertanggung jawab dalam hal bagaimana memperoleh aset, mendanai aset dan mengelola aset untuk mencapai tujuan dan memaksimalkan nilai perusahaan. Dari definisi tersebut, ada tiga fungsi utama dalam manajemen keuangan yaitu :
1.      Keputusan Investasi (Investment Decision)
Investasi dapat diartikan sebagai penanaman modal perusahaan. Penanaman modal dapat dilakukan pada aktiva riil ataupun aktiva finansial. Keputusan investasi yang dilakukan perusahaan dilakukan dengan beberapa langkah. Pertama, Manajer Keuangan perlu menetapkan berapa aset secara keseluruhan (total assets) yang diperlukan dalam perusahaan. Kedua, dari aset yang diperlukan perlu ditetapkan komposisi dari aset-aset tersebut yaitu berapa jumlah aktiva lancar dan berapa aktiva tetap. Ketiga, untuk mencapai pemanfaatan aset secara optimal maka aset-aset yang sudah tidak ekonomis lagi perlu dikurangi, dihilangkan atau diganti dengan aset yang baru. Pengurangan aset yang sudah tidak ekonomis lagi dan diganti dengan aset yang baru, sehingga dapat mengurangi beban biaya yang dikeluarkan karena aktiva yang lebih baru biasanya akan menghemat biaya operasi.
2.       Keputusan Pendanaan (Financing Decision)
Keputusan pendanaan yang dilakukan oleh seorang Manajer Keuangan menyangkut beberapa hal berikut : Pertama, keputusan mengenai penetapan sumber dana yang diperlukan untuk membiayai investasi. Sumber dana yang  akan digunakan untuk membiayai investasi tersebut dapat berupa utang jangka pendek, hutang jangka panjang dan modal sendiri. Kedua, penetapan tentang perimbangan pembelanjaan yang terbaik (struktur modal yang optimum). Struktur modal yang optimum merupakan perimbangan hutang jangka dan modal sendiri dengan biaya modal rata-rata minimal. Oleh karena itu perlu ditetapkan apakah perusahaan menggunakan sumber modal ekstern yang berasal dari hutang dengan menerbitkan obligasi, atau menggunakan modal sendiri dengan menerbitkan saham baru sehingga beban biaya modal yang ditanggung perusahaan minimal. Kekeliruan Manajer Keuangan dalam pengambilan keputusan pendanaan ini akan berakibat biaya yang ditanggung tidak minimal.
3.      Keputusan Pengelolaan Aset (Assets Management Decision)
Apabila aset yang telah diperoleh dengan pendanaan yang tepat, maka aset-aset tersebut memerlukan pengelolaan secara efisien. Manajer keuangan bersama manajer lain di perusahaan bertanggung jawab atas berbagai tingkatan operasi dari aset-aset yang ada. Pengalokasian dana yang digunakan untuk pengadaan dan pemanfaatan aset menjadi tanggung jawab manajer keuangan. Tanggung jawab tersebut menuntut manajer keuangan lebih memperhatikan pengelolaan aktiva lancar daripada aktiva tetap.

Kesimpulan : Tugas seorang Manajer Keuangan berkenaan dengan pengelolaan modal kerja ; pendanaan (mendapatkan sumber dana yang paling minimal biayanya) dan keputusan memilih aktiva yang paling menguntungkan. Selain itu, Manajer Keuangan juga harus dapat memaksimumkan nilai perusahaan (memaksimumkan kemakmuran pemegang saham) yang diukur dari harga saham perusahaan.

  1. Untuk menilai kinerja sebuah perusahaan, EVA lebih baik dari laba bersih. Menurut saudara, benarkah pernyataan tersebut ?
Jawab :
Menurut saya pernyataan tersebut benar, karena Economic Value Added (EVA) adalah suatu sistem manajemen keuangan untuk mengukur laba ekonomi dalam suatu perusahaan,  yang menyatakan bahwa kesejahteraan hanya dapat tercipta jika perusahaan mampu memenuhi semua biaya operasi (Operating Cost) dan biaya modal (Cost of Capital).
Pendapat Frank K. Reily dan Keith C. Brown (2000:831,832,1021) : “Economic Value Added (EVA) is an internal management performancemeasure that compares net operating profit to total cost of capital. Indicates how profitable companyprojects are as sign of management performance.”
Konsep EVA menjadi sistem keuangan yang hangat dewasa ini. Menurut majalah Economist ( 2 Agustus 1997 ), “Lebih dari 300 perusahaan di seluruh dunia telah mengadopsi sistem berbasis EVA untuk mengukur tingkat kinerja yang pada akhirnya akan menunjang pada setiap pengambilan keputusan yang dilakukan.”
Dari definisi di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa EVA lebih baik daripada laba bersih untuk menilai kinerja sebuah perusahaan karena dapat digunakan untuk mengukur laba ekonomi, dimana kesejahteraan hanya dapat tercipta jika perusahaan mampu memenuhi semua biaya operasi dan biaya modal.

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Blogholic